Yah, dari pada ga ada kerjaan, mendingan liat-liat YouTube. Tapi buka YouTube jadi bingung mau liat video apa. Akhirnya saya mau nyari iklan aja, iklan apa ya tapinya? Hmm, iklan minuman udah, iklan parfum udah, iklan mobil udah, iklan celana udah, iklan film udah. Akhirnya diputuskan mau liat iklan heng pong (baca: hand phone).
Nokia Morph, si hijau yang menggunakan teknologi nano, begitu elastis, begitu kecil, dan begitu ramah lingkungan. Begini lah yang saya harapkan sebagai kado ulang tahun saya, hehehe.
Siapa yang belum nonton Wall-E? Film yang dibuat oleh Pixar dan Disney ini sungguh menarik, dan saran saya wajib ditonton. Film ini menceritakan bahwa Bumi tak layak lagi ditinggali, dan bahwa manusia akhirnya menjadi ketergantungan pada teknologi. Wall-E menceritakan 2 permasalahan utama yang terjadi sekarang ini, yaitu sampah dan teknologi.
Wall-E atau Waste Allocation Load Lifter Earth-Class
Bayangkan Bumi tidak lagi hijau, tapi penuh dengan sampah hasil guna manusia. Bayangkan juga manusia tidak lagi bekerja, dan semuanya serba otomatis. Dua hal tersebut bagi saya menjadi mimpi buruk apabila benar terjadi. Kita tidak akan bisa lagi melihat biru langit dan tidak ada lagi satu pun tumbuhan yang bertahan hidup. Manusia pun akhirnya tidak lagi menggunakan tangan untuk menulis, membuka pintu, dan berjalan dengan kedua kakinya, tapi tinggal hanya menggunakan suara dan semua beres.
Cerita tentang keburukan manusia akibat dunia yang semakin modern dan ter-teknologi-kan sudah sering kita dengar, mulai dari pemberontakan robot dengan AI-nya yang tinggi, kehancuran Bumi akibat global warming, bahkan manusia pun akhirnya mati karena karena saling membunuh.
Matrix, Wall-E, Doramon, Terminator, AI, The Day After Tomorrow, dan lain sebagainya merupakan film-film yang menceritakan sisi negatif dari teknologi yang tidak terkontrol. Akibatnya manusia (kita) merasakan kerugian yang amat sangat, dan yang ada akhirnya hanya penyesalan.
Siapa tak kenal Tintin (1929)? Wartawan muda dari eropa, seorang tokoh kartun ciptaan kartunis Belgia, Hergé(Georges Remi). Menjadi wartawan ternyata membuat Tintin keliling dunia, pekerjaannya seperti menyelam sambil minum air, menulis berita dan menangkap penjahat. Kisah heroiknya terdapat pada 23 komik, dan masih ada satu lagi kisah terakhir Tintin yang belum diselesaikan oleh Hergé kerana meninggal. Komik ke 24 dan terakhir ini kalau tidak salah sudah terbit. Berjudul Tintin dan Alpha-Art.
Saya suka cerita Tintin, soalnya Milo bisa ngomong, haha, lucu banget!!! Jadi kesannya pembaca bisa tahu si Milo maunya apa. Anjing Tintin bernama Snowy apabila dalam bahasa Inggris, dan Milou dalam bahasa Perancis.