Petunjuk
Pijakkan kaki di Bumi wahai anak manusia. Lihat kebesaran dengan kedua matamu yang indah, dan hirup cairan kehidupan hingga mengalir di darahmu. Jari-jarimu kokoh berkarya cipta, bahkan mampu menghancurkan. Kau tidak puas di bawah, maka langit hendak kau sentuh juga. Sekiranya itu membuktikan Bumi saja tidak cukup. Sentuhlah air laut di Bumi Indonesia, yang dahulu dikuasai raja-raja Nusantara menjanjikan kesatuan. Mereka membuatkan sejarah untukmu agar dipelajari. Boleh kau katakan hebat, bila dapat mengembalikan emas ke halaman buku sejarah. Buatlah biru lautmu, niscaya kau melihat langit luas di semesta.
Kau tak akan pernah menyentuh langit, karena dia entah di mana. Namun langit tidak pongah untuk terus menjauh, langit tetap di tempatnya entah di mana. Langit memberikan hamparan bintang yang dapat kau raih, namun rumit untuk kau hitung. Langit telah memberikan bintang-bintang pada raja-raja terdahulu, untuk dipilih mana yang baik.
Kau akan sedih wahai anak manusia, karena kini bintang terhalang cahaya buatan jarimu.
Tags: bintang, bumi, Indonesia, langit, laut, manusia, petunjuk





jangan ngambil bintang jatuh, lagi dipake malaikat buat nimpuk setan, hehe..:)
Tak ada hari ini kalau tak ada hari kemarin…
Tak ada hari depan kalau tak ada hari ini…
Yang ada hari ini…, karena kemarin memang ada…
Yang ada di hari esok…, karena hari ini ada…
Nuswantara……
polisi? eh salah… polusi?
wihh keren fotonya..
iya nih,,akhir2 ni gak bisa liat bintang lagi..terlalu terang di malam hari…
cuma sekali dalam setahun aja bisa puas nikmatin bintang semaleman..tu pun kalo gak mendung..hehe
Kapan kalau ada waktu kita ngobrol soal sejarah Nuswantara kaitannya dengan raja-raja Nuswantara dan sejarah dunia serta kondisi politik Indonesia dan dunia sekarang ini.Juga kaitannya dengan Protocol of Zion. Itu semua ada benang merahnya. Tabik…
hwaa.. di pekalongan tmp nenek gw bintangnya msh jelas kok.
disini juga bintangnya jelas. bintang2 dr lampu pabrik sebelah. ahahaa. omaigat. gw tinggal dikelilingi pabrik.
Lagi berusaha puitis ya bang?
tulisan lo tuh ? baguss haha ..
emang terhalang karena kita ya sekarang ? hmmmmm ujan mulu nih ilang deh ahoho
Just a feeling… Kayaknya gak lama lagi…
hmm.. gue ke bukit bintang.. bukan liat bintang di langit..
malah liat kerlip lampu kota bandung..
gitu gue ndongak ke atas, bintangnya juga gak ada.. mendung..
gimane duns bud??
ahahaha..
eh.. gue baru nulis lagi ya..
whoah.. keren..
aku suka langit..
dan lautan.. karena kedua nya saling melingkapi bumi
kamu terbang pake apa bud ambil gambar bintangnya?
indah banget emang….
no coment buat tulisan lo…keren…
bikin buku aja bud…
“wahai anak manusia”
sepertinya familiar dengan kalimat itu..
pernah liat dimana ya ??
oiya.,.bintang terhalang cahaya buatan jarimu maksudnya apa bud ??
Mahendra:
”
“Kapan kalau ada waktu kita ngobrol soal sejarah Nuswantara kaitannya dengan raja-raja Nuswantara dan sejarah dunia serta kondisi politik Indonesia dan dunia sekarang ini.Juga kaitannya dengan Protocol of Zion. Itu semua ada benang merahnya. Tabikā¦
Sepertinya topik yang menarik. boleh ikut gak? Atau disiarkan di blog?