Tempat Baru Kwitang

Mendengar Kwitang pasti akrab dengan buku, dan kita tidak akan melihat lagi buku-buku di Kwitang. Saya lupa tahun berapa para penjual buku direlokasi ke tempat mereka yang baru, saat itu mereka dipindahkan ke gedung Pasar Senen lantai 4. Ternyata itu tidak bertahan lama, karena ketika saya berada di kampus, ada poster yang memberitahu bahwa para penjual buku sudah pindah ke gedung JACC.

Keberadaan Kwitang yang katanya sudah 40 tahun telah menyumbang ke negara bermacam orang-orang pintar. Sumbangan tersebut ternyata tidak digubris langsung oleh pemerintah, pemerintah hanya bisa memetik buahnya tanpa melihat akar-akarnya. Begitulah yang terjadi dengan para penjual buku di Kwitang, hanya bisa dipindah-pindah tanpa kepastian yang jelas.

Tanggal 18 Februari kemarin saya berkesempatan menghadiri seminar yang diadakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta Selatan di JACC. Acara tersebut bekerja sama dengan pedagang buku eks-Kwitang. Setelah mengikuti seminar tersebut saya dan teman-teman dari Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Universitas Nasional, langsung ke atas ke tempat penjual buku eks-Kwitang. Selagi teman-teman saya heboh memborong buku yang super murah, saya asyik mengobrol dengan beberapa penjual yang sangat ramah.

Kebetulan saya memang sudah kenal, karena mereka beberapa kali pernah datangĀ  ke kampus saya menjadi sposor seminar di kampus. Topik yang paling menarik adalah tentang keberadaan mereka dan status legal buku yang dijual. Sementara ini di JACC mereka masih gratis 2 tahun, tapi selanjutnya mereka bisa mengontrak atau membeli ruko di tempat mereka sekarang, namun itu tergantung harga yang diberikan pengelola.

Selanjutnya, bukankah buku-buku yang mereka jual itu palsu alias bajakan? Ternyata tidak. Mereka menjual buku-buku asli. Dalam pikiran saya memang terbesit apakah pengelola gedung ini gila? Menyediakan tempat untuk berdagang secara ilegal. Namun setelah mendapat penjelasan dari pengelola dan obrolan para pedagang, buku-buku yang mereka jual memang asli. Karena itulah mereka berani berjualan.

Namun, yang menjadi masalah adalah mau kemana mereka nanti setelah 2 tahun gratis di JACC? Apakah mereka masih di situ, atau dipaksa pindah lagi? Ketidakpastian mereka juga membuat masyarakat repot. Di mana lagi bisa menemukan buku-buku murah? Kita tahu Jakarta menyediakan toko buku berkelas namun harga tidak kira-kira. Ini menjadi masalah bagi kita semua, pendidikan akhirnya menjadi sasaran bisnis.

Kita harus berterimakasih pada penjual buku eks-Kwitang yang berani berspekulasi untuk bergerak di bidang jual-beli buku murah. Satu yang pasti, mereka penting untuk kita, juga sebaliknya. Keberadaan mereka sekali lagi menyumbang aset-aset bangsa, namun apakah pemerintah memperhatikan?

Ini dia beberapa foto jepretan saya di sana:

Tags: , , , , ,

17 Responses to “Tempat Baru Kwitang”

  1. Uchan says:

    Langsung cek TKP gan

    >>>>>>>>>>>>> whuuuZZZzZZ

  2. kita says:

    wah,,keren fotonya..

    itu semuanya 10000 ribu ya??

    ckckck..murah amat…

    di tempatku jarang ada yang jual semurah itu…

  3. Achiee says:

    Jd pindahnya ke jacc yah? Cm 2 taun doang? Hmm..

  4. ridu says:

    di senen masih ada tuh.. tapi cuma beberapa sih..

    gw blom sempet tuh ke jacc.. berhubung gw udah lulus, kapan yah kira2 hahahah

  5. ooo.. pindah ke jacc bud? ampe kapan di jacc? thx

  6. muty says:

    wauw ada gw di fotonya :D
    murah2, sayang tmptnya jauh..

  7. Benazio says:

    duh sejak nonton aadc pengen ke kwitang tapi ga sempet2 hahaha .. jau siii

  8. presy__L says:

    “Satu yang pasti, mereka penting untuk kita, juga sebaliknya.”

    setuju bud! buku selalu penting buat kita,termasuk penjualnya.

    Btw, dari sekian banyak foto yg ditampilin,, kenapa dari komputer ini gw cuma bisa liat lo naik kuda-kudaan rotan ??! fotonya di kwitang ga keliatan bud..

  9. roy saputra says:

    ooo. bagi dua gitu ya?

    gua kira cuman pindah ke senen aja.

    salam kenal ^^

  10. nona.karin says:

    wahh.. ini tokonya si mas yg suka buka stand di unas, ya kan?

  11. jacc dimana bud???dari pasar rebo nek apa??? 2 taun kan??aaahh masih lama kesono ahh…

    buku andrea hirata yang maryamah karpov dsna berapa yaaa???

  12. hee… akhirnya mereka punya tempat juga…

    tapi kayaknya gak akan se’seru’ kwitang

  13. antown says:

    borong berapa bud? senang bgt kalo sering ada pameran buku kayak gini. uhhh, jadi pingin kuliah lagi

  14. wuih…buku di jual 10ribu…
    coba di semua toko buku begini yah…hehee

  15. Iyuth says:

    Hooohh,,, pindah ke jacc tohh!!
    Sipp, tinggal cari waktu tepat aja buat mampir ^^
    Thanks infonya, Bud…
    Lama juga gue nggak mampir ke sini.. hehe

  16. Joshua says:

    Nice blog!
    Kunjungan balik ya???

  17. dita_disini says:

    tapi sekarang buku2nya ndak seasik dulu… :(

Leave a Reply