Di hari Senin ini, saya menguap untuk yang kesekian kalinya. Dengan masih memeluk guling, belum sadar juga dari tidur singkat (kurang lebih 5 jam). Akhirnya saya posting juga di bulan Agustus ini. Saya belum posting juga dikarenakan saya bolak-balik ke kampus ketemu ketua jurusan saya, berkonsultasi masalah skripsi saya. Dikarenakan outline saya harus mengulang, jadinya saya kejar target dalam 2 minggu. Saya belum bayaran pula, bisa terancam ga kuliah nih semester tujuh ini.
Tapi alangkah baiknya di hari ini kita melakukan peringatan bersejarah tahunan kita. Di mulai dari omongan belaka, “MERDEKA!” sampai karokean tengah malam larut nanti di lapangan utama komplek saya. Yah, kalau ada niat ya pergi ke daerah Kalimalang yang di tiap titik-titik tertentu ada lomba Panjat Pinang, kalau beruntung bisa ketemu temen-temen penggiat foto di situ.
Yah, semoga upacara bendera di Istana Negara aman dan lancar. Biasanya saya dapat undangan upacara (tapi saya lupa itu untuk penaikan atau penurunan). Saya biasanya dapat tapi ga pernah datang, karena selalu upacara di sekolah beberapa tahun yang lalu.
Kesan pesan dari saya, di umur senja ini Indonesia baru belajar berjalan. Target Indonesia menjadi negara maju di tahun 2025 adalah tanda bahwa Indonesia telah mampu berlari. Pertanyaannya adalah ketika Indonesia berumur 80 nanti baru bisa berlari, apakah negara lain sudah bisa terbang? Yah, itu sih sama saja.