Archive forKategori 3

Tutup Buku

Kita tahu dalam satu tahun ini 12 bulan pasti hadir, kita tahu 365 hari hampir kita lewati. Ada yang mencatatnya? Saya sih cuman inget-inget lupa aja, tanpa basa-basi, inilah kaleidoskop saya sekaligus penutup posting di akhir tahun 2008 ini, silahkan membaca.

Januari+Februari:

Sepertinya tidak ada yang spesial, Tahun Baru saja saya tidak inget ada di mana, hehe..

Isi KRS, Kongres KSM.

Maret+April:

Akhirnya saya punya laptop macbookair juga, hehehehehe.. Terus dapet gratisan nonton Java Jazz, ya lumayan lah meskipun cuma satu hari.

Lupa tuh, ada apaan ya?

Mei:

Survei ke Penjaringan Jakarta Utara. Survei perdana dari SETARA Institute kepada anak-anak muda tentang kebangsaan. Survei ini mengharuskan saya berhadapan dengan orang-orang yang mengisolasikan diri dari masyarakat.

Juni+Juli+Agustus:

Libur UAS, dan target nilai saya terpenuhi, yey!!! Diklat KSM.

Liburan membosankan+isi KRS+Kopi Darat Ragunan.

Banyak rencana, tapi cuman rencana.

September+Oktober:

Puasa+kuliah+sahur+teraweh+laper+haus+sholat+ga ngaji

Puasa+kuliah+domain+hosting+puasa+lebaran+nastar+ketupat+libur+kuliah+EuroScreen+UTS…..

November:

Akhirnya saya sah menjadi pemakai Ventolin tiap pagi, karena asma saya kambuh ga jelas. Umur nambah jadi 20, tambah ganteng, tambah keren, hahahaha… Ngga ke PB ‘08+JakJazz+JGTC.

Desember:

Ngga dipanggil buat jadi voulenteer JiFFest. Ngambek, jadi ga nonton JiFFest. Diklat KSM. Minggu Senang. Sakit (tradisi akhir tahun). Semester 5 ini padat merayap!!!

Comments (7)

December 2008 is The 10th JiFFest

Setelah Festival Film Eropa, sekarang giliran Jakarta International Film Festival atau biasa di disebut JiFFest yang Insya Allah diselenggarakan pada tanggal 5-9 Desember 2008 ini. Tahun ini adalah tahun ke-10 bagi JiFFest, dan kali ini akan ditampilkan film-film berkualitas nan yahud untuk ditonton.

Dikatakan bahwa pada tahun ini di JiFFest akan ditayangkan sepuluh film Indonesia paling laris dalam sepuluh tahun terakhir. Dengan memutar film-film paling laris ini, bisa dibilang JiFFest merayakan 10 tahun kembalinya penonton ke bioskop untuk menonton film Indonesia. Perayaan ini akan diiringi juga oleh diskusi yang akan menghadirkan pembicara dari pihak pelaku industri, pemerintah dan pengamat perfilman.

Dengan ditayangkannya beberapa film Indonesia, diharapkan dapat memotivasi sineas-sineas muda untuk terus memajukan perfilman Indonesia. Kita yakin dan optimis film Indonesia lebih action dari film Hollywood, lebih goyang dari film India, dan lebih seram dari film Thailand. Beberapa film Indonesia patut diberikan acungan jempol tangan dan kaki (kalau bisa), dan itu membuktikan Indonesia tidak kalah kualitasnya dalam dunia entertaintment khususnya film.

Klik di sini untuk lihat jadwal film, dan di sini untuk mendapatkan Program Guide JiFFest 2008.

Comments (10)

Persahabatan

Menurut saya, menjalin sebuah persahabatan adalah bisa diam mendengarkan cerita atau uneg-uneg atau bahkan keluh kesah teman. Bagi saya, lebih baik mendengarkan dari pada banyak bicara. Karena salah-salah yang ada saya salah ucap. Tapi terkadang mendengarkan malah jadi membosankan. Entah apa yang diutarakan kepada kita sebagai pendengar. Tidak penting, itu pasti yang dikatakan hati kecil kita. Hahaha, padahal kita berusaha menjadi pendengar yang baik.

Lebih baik bersahabat dengan buku. Kita pasti mendengarkan sesuatu yang menarik menurut kita. Buku yang tidak menarik ya seperti sahabat yang selalu cerita tidak penting. Buku, tidak kita minta pasti dia akan cerita, dan ketika kita mau mendengarkan ceritanya, pasti dia akan bercerita.

Terlebih dari menarik, buku lebih memberi kita wawasan yang luas ketimbang cerita sahabat kita tentang dia yang baru dibelikan mobil oleh orang tuanya (contoh). Buku lebih bermanfaat dari pada ngegosip dan ngomongin orang dari belakang. Buku sedianya adalah lebih baik, dan adalah buku sebagai guru yang tak pernah marah.

Tiap halaman buku adalah teman-teman baru, dan tiap buku adalah sahabat-sahabat kita yang setia.

Comments (14)

Get Jazz, this Nov.

Jazz Goes to Campus atau JGTC adalah festival musik jazz yang diselenggarakan tiap tahunnya di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia. Tahun ini apabila terlaksana adalah festival JGTC untuk yang ke-31 kalinya setelah festival perdananya pada tahun 1978 yang diprakarsai oleh Chandra Darusman. Seharusnya sekarang yang ke-30 kan ya? Tapi menurut sumber yang dipercaya, JGTC perdana tahun 1978.

JGTC kali ini akan diselenggarakan pada tanggal 23 November 2008, mulai pukul 10 pagi sampai tengah malam. Lebih dari 30 musisi jazz akan tampil dalam satu hari. Wow, emang kalo ada niat mah bakal lancar. Kata penyelenggara, semua musisi jazz yang beraliran warna-warni akan menghibur penonton sampai tengah malam. Nah, sampai detik ini saya belum tahu berapa harga tiketnya. Yang pasti ngga mahal, saya jamin itu. Kalau mahal, saya ga mau dateng lagi deh!

(selain JGTC ada apa lagi? lanjut…)

Comments (16)

Mahluk Tuhan yang Lucu

Tanya: Apakah itu?

(Jawab:…)

Comments (31)

« Previous entries