<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Paper Maya</title>
	<atom:link href="http://www.budiernanto.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.budiernanto.com</link>
	<description>Read my Paper, my Paper Maya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Feb 2010 01:05:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Rubik&#8217;s Touchcube</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2010/02/rubiks-touchcube/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2010/02/rubiks-touchcube/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 04:17:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 3]]></category>
		<category><![CDATA[game]]></category>
		<category><![CDATA[Magic Cube]]></category>
		<category><![CDATA[Rubik]]></category>
		<category><![CDATA[Rubik's Touchcube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=1042</guid>
		<description><![CDATA[Pernah main Rubik? Salah satu game terlaris di dunia buatan sang arsitek,   Ernõ Rubik, ini membuat banyak orang penasaran untuk menyamakan warnanya yang terpisah-pisah. Permainan ini pasti bisa diselesaikan, bagi yang teliti pasti dapat menyelesaikan Rubik ini tanpa rumus. Nah, berbicara tentang rumus, memang untuk menyelesaikan Rubik ini bisa dengan rumus, tapi serasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt;">Pernah main Rubik? Salah satu game terlaris di dunia buatan sang arsitek,   Ernõ Rubik, ini membuat banyak orang penasaran untuk menyamakan warnanya yang terpisah-pisah. Permainan ini pasti bisa diselesaikan, bagi yang teliti pasti dapat menyelesaikan Rubik ini tanpa rumus. Nah, berbicara tentang rumus, memang untuk menyelesaikan Rubik ini bisa dengan rumus, tapi serasa tidak asik kalau menyelesaikan dengan rumus, tidak ada seninya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt;">Di luar konteks rumus, Rubik banyak macamnya, ada yang 3&#215;3, 4&#215;4, 5&#215;5, 3&#215;3 tapi tengahnya bolong, ada yang 2&#215;2 juga, dan masih banyak lagi variannya. Awalnya sang arsitek membuat mainan ini dari kayu, dan terus berevolusi hingga sekarang ini. Dari yang awalnya bernama Magic Cube, akhirnya bernama Rubik&#8217;s Cube.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt;">Sekarang Rubik sudah berevolusi lagi menjadi lebih modern, Rubik ini dapat dirubah-rubah warnanya hanya dengan menyentuhnya. Rubik&#8217;s Touchcube merupakan Rubik yang dapat diselesaikan dengan menyentuh warnanya, lalu digeser sesuai keinginan. Apabila salah, bisa kita ulang langkahnya. Untuk di Indonesia sepertinya belum dijual, tapi pasti sebentar lagi beredar di pasaran.</p>
<p style="text-align: center;"><object width="425" height="355" type="application/x-shockwave-flash" data="http://www.youtube.com/v/l-TWH5W-1fw"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/l-TWH5W-1fw" />This video was embedded using the YouTuber plugin by <a href="http://www.roytanck.com">Roy Tanck</a>. Adobe Flash Player is required to view the video.</object></p>
<p><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2010/02/rubiks-touchcube/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbicara Korupsi</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2010/02/berbicara-korupsi/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2010/02/berbicara-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 10:44:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 1]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[lomba blog]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=1015</guid>
		<description><![CDATA[Korupsi bukanlah sesuatu yang manifes, ia laten atau tidak terlihat. Sesuatu yang tidak terlihat sering kita anggap sebagai sesuatu yang mengerikan. Korupsi memang mengerikan, dampaknya dapat membuat negara besar seperti Indonesia ataupun negara adikuasa seperti Amerika Serikat misalnya, hancur dari dalam jika korupsi mewabah.
Ada korelasi antara kemampuan dan kebutuhan. Ketika kita mampu tapi tidak butuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Korupsi bukanlah sesuatu yang manifes, ia laten atau tidak terlihat. Sesuatu yang tidak terlihat sering kita anggap sebagai sesuatu yang mengerikan. Korupsi memang mengerikan, dampaknya dapat membuat negara besar seperti Indonesia ataupun negara adikuasa seperti Amerika Serikat misalnya, hancur dari dalam jika korupsi mewabah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Ada korelasi antara kemampuan dan kebutuhan. Ketika kita mampu tapi tidak butuh maka sesuatu yang kita miliki tersebut menjadi sia-sia karena tidak diperlukan. Namun jika kita perlu namun tidak mampu, akan menjadi celaka karena sesuatu yang dipaksakan selalu berakhir buruk.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Maksud dari ungkapan di atas adalah menjelaskan bahwa saat ini kondisi masyarakat kita adalah didominasi oleh kebutuhan yang tidak terbatas namun tidak diimbangi oleh kemampuan. Cara untuk mampu dilakukan dengan ilegal atau dipaksakan demi mendapatkan kebutuhan tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Namun tidak itu saja, hal tersebut didasari oleh fakta carut-marutnya negara ini alias kita  miskin secara materi. Kondisi ini diperparah lagi dengan praktik memperkaya diri sendiri dengan cara korupsi. Korupsi merupakan salah satu kejahatan terorganisir<strong><span>[1]</span></strong> yang menjelaskan bahwa kejahatan ini bisa dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai legitimasi di mata rakyat. Mereka yang duduk mewakili rakyat dalam pemerintahan minimal saat ini merupakan aktor dominan dalam praktik korupsi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Tanpa bermaksud menyudutkan para wakil rakyat di negeri ini, namun korupsi juga sangat mungkin dan telah kita lihat bahwa para kalangan profesional seperti akuntan, ahli hukum, penasehat keuangan, bankir, ahli kimia, hakim, pejabat daerah, anggota militer, eksekutif media, dan juga pengusaha.<strong><span>[2]</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Menurut Transparency International,<strong><span>[3]</span></strong> korupsi dapat mempengaruhi 4 sektor, yaitu: politik, ekonomi, sosial dan lingkungan. Jika 4 sektor tersebut labil karena korupsi, maka sangat mungkin jika suatu negara  kolaps. Supremasi hukum tidak bisa ditegakan jika sistem politik negara rapuh karena pejabat korup. Secara ekonomi korupsi menyebabkan penipisan kekayaan negara dan menurunnya tingkat kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya. Dampak di wilayah sosial adalah meningkatnya tingkat frustasi dan runtuhnya kepercayaan rakyat pada pemerintah. Rakyat akhirnya tidak lagi merasa dilindungi dan merasa bahwa negara melalaikan mereka dan rakyat bisa saja beremigrasi yang mengakibatkan negara tanpa rakyat atau bubarnya negara. Lingkungan juga turut hancur akibat eksploitasi besar-besaran dari proyek-proyek yang mendapatkan pendanaan publik namun masuk ke dalam kas pribadi.</p>
<p><strong>Upaya Preventif</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Memberantas korupsi tidaklah mudah. Korupsi tidak terlihat sehingga pelakunya akan sulit ditangkap. Namun tetap ada upaya untuk menyelamatkan negara ini dari bahaya laten tersebut. Masyarakat harus dibuat sadar tentang korupsi, bentuk korupsi, dan bahaya korupsi. Kesadaran masyarakat sangat penting ketimbang penangkapan tersangka korup dan memakan waktu berbulan-bulan untuk memproses di pengadilan, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Hal ini tidak akan menghapus budaya korupsi di negara ini. Tindakan pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat sebenarnya lebih efektif ketimbang harus memproses secara hukum yang menyita waktu dan biaya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.bpkp.go.id/unit/investigasi/fraud_control_plan.pdf" target="_blank"><img class=" alignnone" style="border: 0pt none;" src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/Untitled-1copy.jpg" border="0" alt="Gambar" width="351" height="251" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>Sumber: <a href="http://bpkp.go.id" target="_blank">BPKP</a></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Sosialisasi ini merupakan pemahaman masyarakat terhadap hukum, dan ketika hukum ini dilanggar maka harus ada sanksi tegas. Jadi ketika upaya preventif sudah dilakukan dan tidak berhasil maka upaya represif adalah langkah selanjutnya yang diharapkan dapat memberikan efek jera pada pelaku. Upaya preventif dapat dilakukan dengan beberapa pertimbangan<strong><span>[4]</span></strong> berikut:</p>
<ul type="disc">
<li>Apabila telah terjadi, korupsi mengakibatkan kerugian      keuangan yang cukup besar;</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li>Hasil <em>recovery</em> atas uang negara yang dikorupsi sangat      kecil;</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li>Kasus korupsi, merusak reputasi baik institusi maupun      individu;</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li>Proses litigasi menyita waktu dan biaya yang cukup      banyak baik bagi aparat penegak hukum maupun  calon tersangka;</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li>Semakin lama kejadian korupsi tidak terungkap, semakin      memberi peluang pelaku korupsi untuk menutupi tindakannya dengan      kecurangan yang lain.</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=Untitled-1copy.jpg" target="_blank"><!--[if gte vml 1]> <![endif]--></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Sebenarnya masyarakatlah yang harus lebih berperan dalam upaya pemberantasan korupsi, karena bagaimanapun jika ada salah satu pejabat pemerintah yang tertangkap karena korupsi, ia adalah rakyat juga, yang sebenarnya lingkunganlah yang membentuk dia. Jika dalam ranah masyarakat sudah tercipta iklim korupsi, tidak mustahil di tingkat elit dapat terjadi korupsi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Bila berkesempatan menang lomba menulis <a href="http://www.ceritainspirasi.net/" target="_blank">Anti-Korupsi,</a> rekomendasi upaya pemberantasan korupsi di atas dapat disosialisasikan melalui program-program yang efektif dan efisien, sehingga Indonesia tidak lagi terpuruk karena permasalahan korupsi.</p>
<p><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46" /></p>
<hr size="1" /><strong>Referensi</strong></p>
<ul><strong><span>[</span></strong><span><strong>1]</strong> <a href="http://www.organized-crime.de/" target="_blank">Organized Crime Research &#8211; Definitions</a></span></ul>
<ul><span><strong>[2]</strong><span> Bambang Cipto, <em>Hubungan Internasional di Asia Tenggara</em>, Yogyakarta (Pustaka Pelajar, 2007), hlm. 224</span></span></ul>
<ul><span><strong>[3] </strong><a href="http://www.ti.or.id/tools/26/" target="_blank">Transparency International &#8211; FAQ Seputar Korupsi</a><br />
</span></ul>
<ul><span><strong>[4]</strong> <a href="http://www.bpkp.go.id/unit/investigasi/fraud_control_plan.pdf" target="_blank">BPKP &#8211; Fraud Control Plan (FCP)</a></span><a name="_ftn4" href="#_ftnref4"></a></ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2010/02/berbicara-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Baru di Inamo</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2009/10/cara-baru-di-inamo/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2009/10/cara-baru-di-inamo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 20:34:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 3]]></category>
		<category><![CDATA[hi-tech]]></category>
		<category><![CDATA[inamo]]></category>
		<category><![CDATA[inggris]]></category>
		<category><![CDATA[oriental-fusion]]></category>
		<category><![CDATA[restoran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=1011</guid>
		<description><![CDATA[Bosan dengan makanan rumah? Ya pergi makan saja di luar. Tapi bosan juga dengan restoran konvensional yang ada? Nah, kalau lagi jalan-jalan ke Inggris, boleh juga cari makan di restoran Inamo.


Inamo adalah restoran modern yang memungkinkan pengunjungnya untuk memesan makanan-minuman, memesan taksi, dan bermain games atau apapun dengan menekan tombol dari atas meja. Dengan makanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Bosan dengan makanan rumah? Ya pergi makan saja di luar. Tapi bosan juga dengan restoran konvensional yang ada? Nah, kalau lagi jalan-jalan ke Inggris, boleh juga cari makan di restoran <a href="http://www.inamo-restaurant.com/" target="_blank">Inamo</a>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=WelcometoInamo.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/WelcometoInamo.jpg" border="0" alt="image" width="371" height="202" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=InamoFacade.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/InamoFacade.jpg" border="0" alt="image" width="371" height="208" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Inamo adalah restoran modern yang memungkinkan pengunjungnya untuk memesan makanan-minuman, memesan taksi, dan bermain games atau apapun dengan menekan tombol dari atas meja. Dengan makanan yang sangat lezat, Inamo adalah restoran Oriental Fusion yang dilengkapi bar dengan suasana futuristik.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=InamoRestaurant.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/InamoRestaurant.jpg" border="0" alt="image" width="372" height="205" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=InamoBonsaiRoom.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/InamoBonsaiRoom.jpg" border="0" alt="image" width="372" height="208" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Yang menarik dari Inamo adalah cara pemesanan yang lain dari kebanyakan restoran. Meja yang ada dihadapan kita merupakan sebuah layar yang menampilkan gambar makanan dan minuman, dan dengan sentuhan halus pada layar, kita dapat memesan apa yang kita mau, meja tersebut juga bisa terkoneksi dengan meja-meja lainnya, dan kita bisa memesan taksi untuk pulang pada saat kita sedang makan. Jadi seperti monitor yang dijadikan meja, dan berfungsi sebagai menu. Walaupun dengan pola modern seperti itu, Inamo tetap memberikan pelayanan yang terbaik dengan staff yang ramah dan selalu menolong pengunjungnya apabila butuh bantuan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=TableDetail2.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/TableDetail2.jpg" border="0" alt="image" width="372" height="207" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=TableDetail.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/TableDetail.jpg" border="0" alt="image" width="372" height="205" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Terletak di 134-136 Wardour Street, Soho, London, Inamo mempunyai Alexander Ziverts, salah satu koki Oriental Fusion terbaik di Inggris. Dengan segudang pengalaman memasak di dapur, Alex menyajikan makanan lezat yang mengkombinasikan antara makanan tradisional Asia dengan jenis makanan lain yang penuh cita rasa. Di Inamo kita juga akan menemukan makanan  Jepang, Thailand, China yang semuanya dikombinasikan dan menjadi masakan yang benar-benar lezat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Restoran Hi-Tech ini memanjakan pengunjungnya apabila ingin melepas lelah setelah bekerja dengan bersantai di bar dengan suasana yang informal. Di bar, pengunjung diperbolehkan makan tapi tanpa layanan pijit tombol layar menu, alias tetap memanggil pelayan. Sekedar bersantai di bar Inamo juga menyenangkan karena tempat yang luas dengan 65 tempat duduk yang mengakomodir pengunjungnya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=InamoBar.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/InamoBar.jpg" border="0" alt="image" width="373" height="203" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/hfLKe0UPaYg&amp;color1=0x0&amp;color2=0x0&amp;hl=en&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/hfLKe0UPaYg&amp;color1=0x0&amp;color2=0x0&amp;hl=en&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Bagi para penggemar kuliner, Inamo wajib menjadi salah satu tempat yang harus dikunjungi. Yaa, memang sih kita harus ke Inggris dulu, tapi berdoa saja dapat liburan gratis ke Inggris jadi bisa mampir sebentar ke Inamo dan mencoba <em>mencet-mencet</em> menu di mejanya, hehe..</p>
<p><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2009/10/cara-baru-di-inamo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reuni</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2009/09/reuni/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2009/09/reuni/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 06:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 3]]></category>
		<category><![CDATA[istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[reuni]]></category>
		<category><![CDATA[SMA]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=1009</guid>
		<description><![CDATA[Bertemu kembali teman lama kadang suka terjadi di mana saja, dan kalau sampai ditentukan rendezvous, disebutlah reuni. Bulan puasa ini pasti kita banyak sekali agenda buka puasa bersama. Momen ini sudah pasti akan dijadikan ajang reuni. Kalau relasi kita dekat, bukan tidak mungkin ada buka bersama dengan teman-teman TK. Saya juga seperti itu, sejak SMP, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Bertemu kembali teman lama kadang suka terjadi di mana saja, dan kalau sampai ditentukan <em>rendezvous</em>, disebutlah reuni. Bulan puasa ini pasti kita banyak sekali agenda buka puasa bersama. Momen ini sudah pasti akan dijadikan ajang reuni. Kalau relasi kita dekat, bukan tidak mungkin ada buka bersama dengan teman-teman TK. Saya juga seperti itu, sejak SMP, agenda buka bersama dengan teman-teman SD dijadikan ajang reuni. Lalu ketika SMA, bertambah satu lagi agendanya, dengan teman-teman SMP.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://thewanderer79.files.wordpress.com/2009/01/reuni.jpg"><img class="alignnone" src="http://thewanderer79.files.wordpress.com/2009/01/reuni.jpg" alt="" width="321" height="236" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Seiring waktu, ketika kita lanjut ke bangku kuliah, dan bahkan sampai ke dunia kerja pun kita akan terus melaksanakan reuni tahunan ini. Memang bulan puasa penuh berkah, bertemu lagi dengan teman-teman lama, mengenang masa lalu, ketawa-ketiwi, dan bertukar kabar pasti kita lakukan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Tempo hari saya mengikuti acara buka puasa bersama teman-teman SMP, dan itu adalah acara dadakan yang sangat ramai. Saya saja sampai kelabakan karena banyak yang lupa namanya. Ngobrol sama satu teman, lalu pindah ke teman yang lainnya dan seterusnya demi silaturahmi. Capek sih jalan-jalan terus, tapi biarin deh biar bisa tahu lagi nama-namanya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Ramadhan taun ini agak berkesan untuk saya, dalam konteks, reuni mempertemukan saya dengan teman-teman yang beberapa diantaranya cukup istimewa ketika zamannya dulu. Semoga tahun depan bertemu lagi, tidak saja dengan bulan Ramadhan, tapi juga dengan teman-teman lama.</p>
<p><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2009/09/reuni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Grin Clothing</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2009/09/grin-clothing/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2009/09/grin-clothing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 08:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 4]]></category>
		<category><![CDATA[#indonesiaunite]]></category>
		<category><![CDATA[baju]]></category>
		<category><![CDATA[bom]]></category>
		<category><![CDATA[teror]]></category>
		<category><![CDATA[toko online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=1002</guid>
		<description><![CDATA[Teror bom di kawasan Mega Kuningan Jakarta emang udah lewat. Euforianya pun cuman sebentar, sampai-sampai pengguna Twitter menambahkan bendera Merah Putih di avatar mereka. Lalu kata-kata Indonesia Unite mulai sering terdengar di dunia maya.
Kalau cek di situsnya Indonesia Unite, kita didoktrin untuk tidak takut pada setiap bentuk teror. Bukti bahwa rakyat Indonesia semuanya berani. Makanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Teror bom di kawasan Mega Kuningan Jakarta emang udah lewat. Euforianya pun cuman sebentar, sampai-sampai pengguna Twitter menambahkan bendera Merah Putih di avatar mereka. Lalu kata-kata Indonesia Unite mulai sering terdengar di dunia maya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Kalau cek di situsnya <a href="http://www.indonesiaunite.com" target="_blank">Indonesia Unite</a>, kita didoktrin untuk tidak takut pada setiap bentuk teror. Bukti bahwa rakyat Indonesia semuanya berani. Makanya ada ucapan KAMI TIDAK TAKUT. Tiga kata tersebut dicetak pada baju, pin, gelas, mobil, atau apa saja lah. Contohnya, kaya baju di bawah ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.indonesiaunite.com"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/baju.jpg" border="0" alt="Kami Tidak Takut" width="485" height="160" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Tempo lalu di Facebook saya liat iklan baju tersebut, karena harganya cukup murah, ya saya beli saja. Ketika saya klik iklan tersebut saya terhubungkan dengan toko online, namanya <a href="http://www.grinclothing.com" target="_blank">Grin Clothing</a>. Dari situ saya memesan baju KAMI TIDAK TAKUT warna merah. Saya emang telat, tapi saya pakai alasan mahasiswa yang kalo liat barang murah langsung serbu, hahahaha.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.grinclothing.com"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/n71234225983_2168249_5451600.jpg" border="0" alt="Grin Clothing" width="419" height="151" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Setelah memesan, saya jalan-jalan dulu di toko tersebut. Dilihat-lihat, produksi bajunya punya gambar yang lucu-lucu, apalagi ada baju dengan gambar <a href="http://www.grinclothing.com/wp-content/uploads/wpsc/product_images/Doraemon%20Side-2.jpg" target="_blank">Doraemon</a>. Sayangnya lagi ga punya duit, jadi belum bisa mesen, bulan depan aja kalo ada berkah. Grin Cloting boleh lah jadi rekomendasi untuk cari sesuatu yang beda untuk dipakai. Oh, saya tidak dibayar lho untuk ini, cuman sekedar bantu-bantu promosi seikhlasnya saja.</p>
<p><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2009/09/grin-clothing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ribet</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2009/08/ribet/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2009/08/ribet/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 17:20:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 4]]></category>
		<category><![CDATA[cuek]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[pacar]]></category>
		<category><![CDATA[sms]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=999</guid>
		<description><![CDATA[Jadilah media curhat, ya sekali ini ngga apa-apa.
SMS udah setiap hari, telpon juga.
Tapi dibilang kalo saya ini cuek.
SMS cuma 3x sehari kaya minum obat kayaknya kurang ya?
Nelpon cuma lima menit maunya seabad.
Udah dikabarin walaupun singkat, malah bla bla bla.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jadilah media curhat, ya sekali ini ngga apa-apa.</p>
<p>SMS udah setiap hari, telpon juga.<br />
Tapi dibilang kalo saya ini cuek.</p>
<p>SMS cuma 3x sehari kaya minum obat kayaknya kurang ya?<br />
Nelpon cuma lima menit maunya seabad.</p>
<p>Udah dikabarin walaupun singkat, malah bla bla bla.</p>
<p><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46"/></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2009/08/ribet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rebut Budaya</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2009/08/rebut-budaya/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2009/08/rebut-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 08:16:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 1]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Reog Ponorogo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=994</guid>
		<description><![CDATA[Cuap-cuap penari Reog Ponorogo,
depresi para pengrajin Batik, dan
sakit hati masyarakat Maluku, serta
lain-lainnya ketika budaya Indonesia direbut.
This video was embedded using the YouTuber plugin by Roy Tanck. Adobe Flash Player is required to view the video.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cuap-cuap penari Reog Ponorogo,</p>
<p>depresi para pengrajin Batik, dan</p>
<p>sakit hati masyarakat Maluku, serta</p>
<p>lain-lainnya ketika budaya Indonesia direbut.</p>
<p style="text-align: center;"><object width="425" height="355" type="application/x-shockwave-flash" data="http://www.youtube.com/v/eu-nfKFDSB8 "><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/eu-nfKFDSB8 " />This video was embedded using the YouTuber plugin by <a href="http://www.roytanck.com">Roy Tanck</a>. Adobe Flash Player is required to view the video.</object></p>
<p><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46"/></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2009/08/rebut-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>17 Agustus 2009</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2009/08/17-agustus-2009/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2009/08/17-agustus-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 23:49:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 1]]></category>
		<category><![CDATA[2025]]></category>
		<category><![CDATA[Agustus]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=992</guid>
		<description><![CDATA[Di hari Senin ini, saya menguap untuk yang kesekian kalinya. Dengan masih memeluk guling, belum sadar juga dari tidur singkat (kurang lebih 5 jam). Akhirnya saya posting juga di bulan Agustus ini. Saya belum posting juga dikarenakan saya bolak-balik ke kampus ketemu ketua jurusan saya, berkonsultasi masalah skripsi saya. Dikarenakan outline saya harus mengulang, jadinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Di hari Senin ini, saya menguap untuk yang kesekian kalinya. Dengan masih memeluk guling, belum sadar juga dari tidur singkat (kurang lebih 5 jam). Akhirnya saya posting juga di bulan Agustus ini. Saya belum posting juga dikarenakan saya bolak-balik ke kampus ketemu ketua jurusan saya, berkonsultasi masalah skripsi saya. Dikarenakan outline saya harus mengulang, jadinya saya kejar target dalam 2 minggu. Saya belum bayaran pula, bisa terancam ga kuliah nih semester tujuh ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=MP.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/MP.jpg" border="0" alt="logo" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Tapi alangkah baiknya di hari ini kita melakukan peringatan bersejarah tahunan kita. Di mulai dari omongan belaka, &#8220;MERDEKA!&#8221; sampai karokean tengah malam larut nanti di lapangan utama komplek saya. Yah, kalau ada niat ya pergi ke daerah Kalimalang yang di tiap titik-titik tertentu ada lomba Panjat Pinang, kalau beruntung bisa ketemu temen-temen penggiat foto di situ.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Yah, semoga upacara bendera di Istana Negara aman dan lancar. Biasanya saya dapat undangan upacara (tapi saya lupa itu untuk penaikan atau penurunan). Saya biasanya dapat tapi ga pernah datang, karena selalu upacara di sekolah beberapa tahun yang lalu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Kesan pesan dari saya, di umur senja ini Indonesia baru belajar berjalan. Target Indonesia menjadi negara maju di tahun 2025 adalah tanda bahwa Indonesia telah mampu berlari. Pertanyaannya adalah ketika Indonesia berumur 80 nanti baru bisa berlari, apakah negara lain sudah bisa terbang? Yah, itu sih sama saja.</p>
<p><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2009/08/17-agustus-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hantu</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2009/07/hantu/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2009/07/hantu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 15:57:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 4]]></category>
		<category><![CDATA[abg]]></category>
		<category><![CDATA[hantu]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=985</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang lebih menakutkan dari ledakan bom bunuh diri teroris kemarin? Yang bisa bikin teriak ketakutan? Yang bisa bikin takut ke kamar mandi sendirian? Yang lebih bikin takut adalah hantu. Mahluk gaib yang diyakini berparas menyeramkan, melayang-layang, dan yang pasti dia ada di sekitar kita.

Saking tenarnya si hantu, dia sampai dibuat film. Oh, hantu di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Apa yang lebih menakutkan dari ledakan bom bunuh diri teroris kemarin? Yang bisa bikin teriak ketakutan? Yang bisa bikin takut ke kamar mandi sendirian? Yang lebih bikin takut adalah hantu. Mahluk gaib yang diyakini berparas menyeramkan, melayang-layang, dan yang pasti dia ada di sekitar kita.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=pocong.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/pocong.jpg" border="0" alt="Pocong" width="220" height="235" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Saking tenarnya si hantu, dia sampai dibuat film. Oh, hantu di Indonesia terkenal banyaknya. Ada pocong, kuntilanak, tuyul, gunderewo, jalangkung, dll. Saking banyaknya, mereka seharusnya berterima kasih pada manusia, karena banyak berarti susah dikenal seperti pemilihan calon legislatif Mei lalu. Melalui film yang dibuat manusia, akhirnya pocong, kuntilanak, dan beberapa hantu Indonesia  lainnya menjadi populer.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Yang ingin saya bahas disini adalah, awalnya saya takut sama mereka. Tapi ibarat tinggal di lingkungan baru dengan tetangga baru, dan setelah lama kita bisa akrab dengan mereka, hantu Indonesia tidak lagi memancing insting saya untuk berteriak kala menonton mereka di layar lebar atau kaca. Hantu-hantu kawakan itu sudah terlalu sering dimunculkan, dengan sentuhan sinetron televisi abal-abal, saya jadi tambah malas nonton hantu-hantu yang dibuat varian jenis ceritanya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Mungkin yang saya ingin sarankan untuk para pembuat cerita adalah, coba berhenti untuk genre horor. Coba genre baru, dan Indonesia punya banyak cerita yang bisa diekspose namun harus dieksplore terlebih dahulu. Indonesia ga ada kurangnya kok untuk inspirasi. Ditengah nuansa politik Indonesia yang bikin jenuh, kita butuh suguhan hiburan yang baru. Namun bukan suguhan infotainment ABG zaman sekarang.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2009/07/hantu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>E-News</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2009/07/e-news/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2009/07/e-news/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 04:07:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 2]]></category>
		<category><![CDATA[adaptasi]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[koran]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=980</guid>
		<description><![CDATA[Adaptasi biasa dilakukan oleh mahluk hidup untuk bertahan di lingkungan barunya. Untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan bukanlah hal yang mudah, bisa butuh waktu yang lama untuk bisa terbiasa dengan hal-hal baru. Hukum alam mengatakan siapa yang kuat, dia yang menang adalah hukum yang liar sebenarnya. Namun apapun untuk tujuan, harus bisa dilakukan.
Melihat perkembangan sekarang-dan kebetulan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Adaptasi biasa dilakukan oleh mahluk hidup untuk bertahan di lingkungan barunya. Untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan bukanlah hal yang mudah, bisa butuh waktu yang lama untuk bisa terbiasa dengan hal-hal baru. Hukum alam mengatakan siapa yang kuat, dia yang menang adalah hukum yang liar sebenarnya. Namun apapun untuk tujuan, harus bisa dilakukan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Melihat perkembangan sekarang-dan kebetulan teringat lagunya Saykoji yang judulnya Online-informasi merupakan hal mutlak yang harus kita dapatkan dalam proses adaptasi. Untuk bisa tinggal di Indonesia, warga negara asing harus paham dengan hukum positif dan hukum tak tertulis di negeri kita. Dengan menguasai beragam informasi, dalam hukum alam kita akan berada di posisi yang kuat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Nah, bagaimana kalau hukum alam harus dirasakan oleh media cetak? Internet datang dan merambah seluruh lapisan masyarakat secara cepat. Orang terbiasa pencet ini baca itu bukan lagi membuka helai-demi helai kertas media cetak. Porsi iklan kian sedikit di koran, majalah, tabloid, dan sebagainya, dan ternyata muncul di portal-portal berita. Animo masyarakat untuk santai semakin terpenuhi karena adanya internet, akhirnya media cetak harus bangkrut dan mengaku kalah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Berhenti terlalu serius, saya berlangganan koran Kompas seharga 50 ribu sebulan-harga spesial untuk mahasiswa tentunya. Tapi kuliah saya di semester akhir ini agak padat, pergi pagi pulang pagi sehingga aktivitas saya banyak di luar rumah. Waktu untuk membaca buku berkurang drastis, apalagi koran. Nah, jadi ini lah yang saya maksudkan. Ketika koran tidak lagi saya sentuh, dan saya termasuk orang lain di dunia ini yang punya banyak kegiatan di luar rumah, saya menjadi lari ke internet, membaca beragam berita di varian portal berita.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=cetak.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/cetak.jpg" border="0" alt="media" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Kompas isi hari <em>ini</em></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=dotkom-1.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/dotkom-1.jpg" border="0" alt="media" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Portal Kompas</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/?action=view&amp;current=epapercopy.jpg" target="_blank"><img src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/epapercopy.jpg" border="0" alt="media" /></a></p>
<p style="text-align: center;">e-Paper, benar-benar tampilan cetak</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Sebagai contoh harian Kompas, media ini punya media cetak yang selalu datang ke rumah saya tiap jam setengah lima pagi. Media ini juga buka cabang di <a href="http://www.kompas.com">kompas.com</a>; <a href="http://www.cetak.kompas.com">cetak.kompas.com</a>; dan juga <a href="http://www.epaper.kompas.com">epaper.kompas.com</a>. Akankah media besar seperti kompas juga harus menjadi kuat dengan cara pindah haluan ke internet? Siapa tahu ya, tapi tidak hanya kompas saja, banyak media lain yang bisa dicari di Google seperti Media Indonesia, Republika, Suara Pembaruan, Tempo, dan lain sebagainya. Jadi pertanyaan besarnya adalah, apakah media cetak akan tetap menjadi kertas atau berubah menjadi digital?</p>
<p><img class="alignleft" src="http://i712.photobucket.com/albums/ww125/budiernanto/73D1FF68A0190991799E0F5768EE7E86.png" border="0" alt="logo" width="153" height="46" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2009/07/e-news/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
