December 2008 is The 10th JiFFest

Setelah Festival Film Eropa, sekarang giliran Jakarta International Film Festival atau biasa di disebut JiFFest yang Insya Allah diselenggarakan pada tanggal 5-9 Desember 2008 ini. Tahun ini adalah tahun ke-10 bagi JiFFest, dan kali ini akan ditampilkan film-film berkualitas nan yahud untuk ditonton.

Dikatakan bahwa pada tahun ini di JiFFest akan ditayangkan sepuluh film Indonesia paling laris dalam sepuluh tahun terakhir. Dengan memutar film-film paling laris ini, bisa dibilang JiFFest merayakan 10 tahun kembalinya penonton ke bioskop untuk menonton film Indonesia. Perayaan ini akan diiringi juga oleh diskusi yang akan menghadirkan pembicara dari pihak pelaku industri, pemerintah dan pengamat perfilman.

Dengan ditayangkannya beberapa film Indonesia, diharapkan dapat memotivasi sineas-sineas muda untuk terus memajukan perfilman Indonesia. Kita yakin dan optimis film Indonesia lebih action dari film Hollywood, lebih goyang dari film India, dan lebih seram dari film Thailand. Beberapa film Indonesia patut diberikan acungan jempol tangan dan kaki (kalau bisa), dan itu membuktikan Indonesia tidak kalah kualitasnya dalam dunia entertaintment khususnya film.

Klik di sini untuk lihat jadwal film, dan di sini untuk mendapatkan Program Guide JiFFest 2008.

Comments (10)

Nokia Morph, si Hijau

Yah, dari pada ga ada kerjaan, mendingan liat-liat YouTube. Tapi buka YouTube jadi bingung mau liat video apa. Akhirnya saya mau nyari iklan aja, iklan apa ya tapinya? Hmm, iklan minuman udah, iklan parfum udah, iklan mobil udah, iklan celana udah, iklan film udah. Akhirnya diputuskan mau liat iklan heng pong (baca: hand phone).

Nokia Morph, si hijau yang menggunakan teknologi nano, begitu elastis, begitu kecil, dan begitu ramah lingkungan. Begini lah yang saya harapkan sebagai kado ulang tahun saya, hehehe.

This video was embedded using the YouTuber plugin by Roy Tanck. Adobe Flash Player is required to view the video.

Comments (12)

Bad Side

Siapa yang belum nonton Wall-E? Film yang dibuat oleh Pixar dan Disney ini sungguh menarik, dan saran saya wajib ditonton. Film ini menceritakan bahwa Bumi tak layak lagi ditinggali, dan bahwa manusia akhirnya menjadi ketergantungan pada teknologi. Wall-E menceritakan 2 permasalahan utama yang terjadi sekarang ini, yaitu sampah dan teknologi.

Wall-E atau Waste Allocation Load Lifter Earth-Class

Bayangkan Bumi tidak lagi hijau, tapi penuh dengan sampah hasil guna manusia. Bayangkan juga manusia tidak lagi bekerja, dan semuanya serba otomatis. Dua hal tersebut bagi saya menjadi mimpi buruk apabila benar terjadi. Kita tidak akan bisa lagi melihat biru langit dan tidak ada lagi satu pun tumbuhan yang bertahan hidup. Manusia pun akhirnya tidak lagi menggunakan tangan untuk menulis, membuka pintu, dan berjalan dengan kedua kakinya, tapi tinggal hanya menggunakan suara dan semua beres.

Cerita tentang keburukan manusia akibat dunia yang semakin modern dan ter-teknologi-kan sudah sering kita dengar, mulai dari pemberontakan robot dengan AI-nya yang tinggi, kehancuran Bumi akibat global warming, bahkan manusia pun akhirnya mati karena karena saling membunuh.

Matrix, Wall-E, Doramon, Terminator, AI, The Day After Tomorrow, dan lain sebagainya merupakan film-film yang menceritakan sisi negatif dari teknologi yang tidak terkontrol. Akibatnya manusia (kita) merasakan kerugian yang amat sangat, dan yang ada akhirnya hanya penyesalan.

Comments (9)

European Journalist

Tintin dan Milo

Siapa tak kenal Tintin (1929)? Wartawan muda dari eropa, seorang tokoh kartun ciptaan kartunis Belgia, Hergé (Georges Remi). Menjadi wartawan ternyata membuat Tintin keliling dunia, pekerjaannya seperti menyelam sambil minum air, menulis berita dan menangkap penjahat. Kisah heroiknya terdapat pada 23 komik, dan masih ada satu lagi kisah terakhir Tintin yang belum diselesaikan oleh Hergé kerana meninggal. Komik ke 24 dan terakhir ini kalau tidak salah sudah terbit. Berjudul Tintin dan Alpha-Art.

Saya suka cerita Tintin, soalnya Milo bisa ngomong, haha, lucu banget!!! Jadi kesannya pembaca bisa tahu si Milo maunya apa. Anjing Tintin bernama Snowy apabila dalam bahasa Inggris, dan Milou dalam bahasa Perancis.

Comments (13)

Persahabatan

Menurut saya, menjalin sebuah persahabatan adalah bisa diam mendengarkan cerita atau uneg-uneg atau bahkan keluh kesah teman. Bagi saya, lebih baik mendengarkan dari pada banyak bicara. Karena salah-salah yang ada saya salah ucap. Tapi terkadang mendengarkan malah jadi membosankan. Entah apa yang diutarakan kepada kita sebagai pendengar. Tidak penting, itu pasti yang dikatakan hati kecil kita. Hahaha, padahal kita berusaha menjadi pendengar yang baik.

Lebih baik bersahabat dengan buku. Kita pasti mendengarkan sesuatu yang menarik menurut kita. Buku yang tidak menarik ya seperti sahabat yang selalu cerita tidak penting. Buku, tidak kita minta pasti dia akan cerita, dan ketika kita mau mendengarkan ceritanya, pasti dia akan bercerita.

Terlebih dari menarik, buku lebih memberi kita wawasan yang luas ketimbang cerita sahabat kita tentang dia yang baru dibelikan mobil oleh orang tuanya (contoh). Buku lebih bermanfaat dari pada ngegosip dan ngomongin orang dari belakang. Buku sedianya adalah lebih baik, dan adalah buku sebagai guru yang tak pernah marah.

Tiap halaman buku adalah teman-teman baru, dan tiap buku adalah sahabat-sahabat kita yang setia.

Comments (14)

Next entries » · « Previous entries