Posts Tagged ‘blog’

Wordle

June 18th, 2009

Kemarin saya melihat plurk dita.gigi, terus iseng-iseng klik url yang dia link. Link yang dita.gigi kasih berupa situs bernama Wordle. Nah, Wordle ini adalah mainan untuk ‘mengacak’ kata-kata dari teks yang kita ketik. Wordle nantinya akan lebih menonjolkan kata yang lebih sering muncul dalam sumber teks. Kita dapat membuat Wordle kita dengan berbagai huruf, layout, dan skema warna. Gambar-gambar yang dibuat dengan Wordle dapat digunakan sesuai keinginan kita. Bisa juga langsung diprint, atau disimpan ke galeri Wordle untuk share dengan orang lain.

word

Terus saya nyoba-nyoba deh, sumber teks dari blog saya ini. Nanti bisa dilihat kata apa yang paling sering saya gunakan. Dari Wordle ini saya paling suka dibuat dengan colourfull, tapi dibuat hitam-putih bagus juga. Yaa, tergantung selera sih. Silahkan mencoba.

word

word

word

logo

tags: , , , , | categories: Kategori 4 | 3 comments »

Blog Lain

May 12th, 2009

Bulan Mei ini saya belum posting apa-apa di blog, jadilah saya bingung. Iseng-iseng buka blog saya yang lain, salah satunya blog di Friendster. Singkat kata, baca-baca posting yang dulu. Akhirnya saya post aja deh post saya di blog Friendster itu di sini:

Tulis dan bacalah

Kalau nulis, gw ga tau mau nulis apa. Tulis aja semau gw. Nulis kejadian gw hari ini, biasa-biasa aja. Nulis tugas, kepala pusing. Nulis cerita, ngayal mulu. Nulis puisi, ga berbait. Nulis pantun, ketawa sendiri kaya orang gila. Nulis berita, ga berdasarkan fakta. Nulis abjad dari a-z, itu-itu aja. Nulis angka, buset dah mau ampe berapa nominal?

Jadi sebaiknya nulis apa dong? Lagian kalo dipikir-pikir emang ada bakat? Nulis karangan aja, orang laen ampe’ heran, ini anak lagi kenapa, bisa nulis kaya begini? Biasa deh, kadang-kadang kalo lagi gila, otak ama tangan udah kaya sahabat sejati, udah kaya suami istri, udah kaya majikan ama pembantu. Jadinya tertulislah sebuah karya yang ga diduga-duga. Sebuah sampah! Hehehehe…

Emangnya mau nulis apa sih? Nulis surat? Dear seseorang… salam hangat dari… Cuma gitu-gitu aja. Nulis lamaran kerja, udah yakin ga bakal keterima. Lamaran ditujukan ke sebuah perusahaan dengan permohonan untuk dijadikan direktur. Lah, mana bisa? Pendidikan terakhir SMA.

Karena dibiasakan membaca oleh sang ibu, jadilah gw yang doyan dengan huruf-huruf. Tapi bacanya bukan baca koran. Baca rambu lalu lintas di pinggir jalan, baca merek celana dalem orang yang keliatan, baca tulisan terbalik dari kaca. Jadinya harapan sang ibu untuk membuat anaknya rajin membaca sia-sia, lantaran anaknya selalu melakukan hal-hal yang ga berguna.

Abisnya kalo baca karya sastra, harus berkali-kali biar imijinasinya jalan. Baca Koran aja, harus diulang lagi ke paragraf pertama, buat nyari hubungan paragraf sekian sama paragraf pertama. Iya dong, kalo ngga, kita jadinya ga tau apa isi berita itu.

Dulu gw pernah menuhin file temen gw ampe lebih dari sepuluh lembar (dua puluh halaman) dengan cerita asal-asalan. Yah, sekedar melampiaskan kebosanan dan keheranan kenapa gw bisa punya temen yang bisa dijadikan tokoh dalam cerita gw tersebut. Walaupun begitu, gw tetep ga merasa kalau gw punya bakat nulis.

Kesimpulannya, gw jadikan pilihan berganda untuk menjawab pertanyaan gw yang satu ini :

Apa yang membuat orang bisa merasa kalau dirinya mempunyai bakat menulis?

A. Orang itu selalu menulis apa saja

B. Bisa menghasilkan karya sastra

C. Perasaan kalau dia memang bisa menulis

D. Dorongan orang sekitar untuk menulis

E. Bahwa dia pernah menjadi juara 3 lomba bahasa waktu kelas 5 SD

Silahkan menjawab dengan jujur… Hehehe…

Nb: tanpa sadar gw telah menulis sesuatu yang bisa dibaca orang-orang.

This entry was posted on Thursday, September 28th, 2006 at 8:28 pm

Menurut Anton Ego, salah satu karakter di film Rattatoulie, semua orang belum tentu bisa jadi seniman hebat, tapi, seniman hebat bisa datang dari mana saja. Saya percaya itu, bahwa bakat adalah suatu kelebihan yang tidak semua orang miliki, sangat disayangkan apabila ada orang yang tidak tau bakatnya, atau bahkan memanfaatkan bakatnya tersebut. Dalam hal ini saya tidak tahu bakat saya sendiri, dan saya menyayangkan hal ini.

logo

tags: , , , , | categories: Kategori 2 | 5 comments »

Dilema Berkomentar

February 4th, 2009

Pernah ngomong sama orang tapi ga didengerin? Pasti rasanya pingin nonjok ulu hatinya biar dia pingsan, terus kita mutilasi aja deh orang yang kaya gitu. Nah, sekarang kalo permasalahannya diganti. Masalahnya sekarang adalah blog, dan yang menjadi pokok permasalahannya adalah komentar. Sedangkan teori pada umumnya adalah ketika kita memposting sesuatu, setidaknya orang lain harus memberikan komentar. Hipotesanya kalau postingannya menarik dan bermanfaat,  pasti komentarnya banyak.

(bagus nih tulisannya, lanjut…)