<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Paper Maya &#187; joseph</title>
	<atom:link href="http://www.budiernanto.com/tag/joseph/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.budiernanto.com</link>
	<description>Read my Paper, my Paper Maya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 05:38:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Live for Life</title>
		<link>http://www.budiernanto.com/2008/09/live-for-life/</link>
		<comments>http://www.budiernanto.com/2008/09/live-for-life/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 18:29:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budiernanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kategori 2]]></category>
		<category><![CDATA[buka puasa]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[GP]]></category>
		<category><![CDATA[joseph]]></category>
		<category><![CDATA[pain]]></category>
		<category><![CDATA[photography]]></category>
		<category><![CDATA[pulitzer]]></category>
		<category><![CDATA[singapura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.budiernanto.com/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[Saya kemarin datang tak diundang ke rumah tante Wiki, kebetulan niat mau tanya tentang Pulitzer. Ternyata tante Wiki wawasannya luas, saya yang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional jadi rendah diri.

Joseph Pulitzer
Pulitzer merupakan sebuah penghargaan yang dianggap tertinggi dalam bidang jurnalisme cetak di Amerika Serikat. Penghargaan ini juga diberikan untuk pencapaian dalam bidang sastra dan gubahan musik. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;"><span>Saya kemarin datang tak diundang ke rumah tante Wiki, <span style="text-decoration: line-through;">kebetulan</span> niat mau tanya tentang <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penghargaan_Pulitzer" target="_blank">Pulitzer</a>. Ternyata tante Wiki wawasannya luas, saya yang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional jadi rendah diri.</span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-416" src="http://www.budiernanto.com/wp-content/uploads/2008/09/josephpulitzer.jpg" alt="" width="180" height="229" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Joseph Pulitzer</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;"><span>Pulitzer merupakan sebuah penghargaan yang dianggap tertinggi dalam bidang jurnalisme cetak di Amerika Serikat. Penghargaan ini juga diberikan untuk pencapaian dalam bidang sastra dan gubahan musik. Penghargaan ini diciptakan oleh Joseph Pulitzer, seorang jurnalis dan penerbit surat kabar Hungaria-Amerika pada akhir abad ke-19. Penghargaan diberikan dalam kategori-kategori yang berhubungan dengan jurnalisme, kesenian dan surat-surat. Hanya laporan yang diterbitkan dan foto-foto hasil karya surat kabar atau organisasi berita harian yang berbasis di Amerika Serikat saja yang berhak menerima penghargaan jurnalisme.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;">Kalau Indonesia penghargaan apa ya? Sepertinya ngga ada. Di Indonesia nampaknya sulit untuk mendapatkan pengakuan, makanya Indonesia ngga pernah terkenal di dunia Internasional. Publikasi aja terkadang sulit, nanti disangka menyebar aib, terus bisa ditangkep deh. Repot kan?!</p>
<p><span id="more-414"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;"><span>Pemenang <a href="http://www.pulitzer.org/citation/2008,Feature+Photography" target="_blank">Pulitzer untuk Feature Photography</a> tahun ini adalah Preston Gannaway. Ia adalah fotografer jurnalistik di media kota New Hampshire; Concord Monitor sejak 2003. Ingin melihat biografi-nya? Klik di <a href="http://www.pulitzer.org/biography/2008,Feature+Photography" target="_blank">sini</a>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;"><span>Karya Preston Gannaway juga bisa diliat di <a href="http://www.pulitzer.org/works/2008,Feature+Photography" target="_blank">sini</a>, dan Ini dia salah satu karyanya :</span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-417" src="http://www.budiernanto.com/wp-content/uploads/2008/09/gannaway11c-300x190.jpg" alt="" width="300" height="190" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><em>&#8220;Exhausted from work and taking care of the kids, </em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Rich says he just looks forward to going to bed at night.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;"><span><a href="http://www.de-focus.com" target="_blank">Budi ke-1</a> ngirim e-mail ke saya. Isinya tentang foto-foto hebat yang beberapa diantara-nya memenangkan Pulitzer. Saya kasih liat 3 saja ya:</span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-418" src="http://www.budiernanto.com/wp-content/uploads/2008/09/download1-300x192.jpg" alt="" width="300" height="192" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Sudan &#8211; 1993. Foto yang sangat mengerikan ini memenangkan hadiah Pulitzer. Seekor burung pemakan bangkai menunggu dengan sabar seorang bayi yg berjuang untuk bertahan hidup. Fotografernya (</em>Kevin Carter<em>) bunuh diri tidak lama setelah menerima hadiah tersebut (1994).</em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-419" src="http://www.budiernanto.com/wp-content/uploads/2008/09/download2-300x205.jpg" alt="" width="300" height="205" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Foto yang sangat terkenal oleh Eddie Adams</em><em>. Nguyen Ngoc Loan, kepala polisi Vietnam Selatan mengeksekusi mati seorang pemuda yg diduga sebagai Vietcong. Foto ini memenangkan hadiah pulitzer.</em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-420" src="http://www.budiernanto.com/wp-content/uploads/2008/09/download3-281x300.jpg" alt="" width="281" height="300" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Little Rock &#8217;s Central High adalah saksi dari peristiwa ini, untuk pertama kalinya seorang pemudi Afro American mengikuti SMU yg selama ini hanya menerima siswa kulit putih. Hari pertamanya di sekolah diwarnai intimidasi dan ejekan, dia hanya bertahan sekolah selama 4 hari.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;"><span>Saya tidak tahu siapa nama fotografer dari foto terakhir di atas, kalau ada yang tahu mohon kasih tahu saya yak, hehe, biasalah buat sumber.</span></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;"><span>Akhir minggu ini Singapura menjadi tuan rumah ajang kebut Grand Prix F1. Spesial karena kali ini diselenggarakan saat malam. Menurut <a href="http://budisulis.wordpress.com/2008/05/08/f1-singapore/" target="_blank">info</a>, balap F1 di Singapore akan melewati jalan-jalan di sekitar Marina Bay, Republic Boulevard dan Raffles Boulevard melewati hotel Raffles, Ritz Carlton Hotel, Oriental Hotel, Marina Mandarin, Memorial Park-Nicoll Highway, Stamford Road menuju Padang, <em>bla bla bla,</em> terowongan pendek di seberang Raffles Avenue dan akhirnya menuju tempat start kembali. Intinya, sirkuit ada di dalam kota. Sepertinya pemerintah Singapura harus siap siaga kalau aset negara hancur tertabrak mobil yang kecepatannya bisa sampai 300 km/jam.<br />
</span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.prlog.org/10051091-2008-f1-singapore-gp-phase-1.html"><img class="aligncenter size-medium wp-image-415" src="http://www.budiernanto.com/wp-content/uploads/2008/09/10051091-2008-singapore-gp-211x300.jpg" alt="" width="211" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>Klik Gambar untuk Info.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.35pt;"><span>Saya jadi bertanya-tanya, kenapa Indonesia tidak </span><span>bisa menyelenggarakan balapan kelas atas (baca: GP F1) seperti Singapura dan Malaysia</span><span>? Ada yang bisa menjawab kenapa negara kita tidak bisa menyelenggarakan GP F1? Ada yang bisa menjawab? Apa kita ngga punya sirkuit? Padahal kalo Indonesia bisa menyelenggarakan GP tersebut, wah wah wah pastinya. Mudah-mudahan Indonesia bisa menjadi tuan rumah dan juga punya pembalap yang masuk jajaran pro (amin).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 28.35pt;">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt;">Hari Kamis (25/9) saya buka puasa bersama. Cuma ber-5 sih, tapi seru. Diundang oleh <a href="http://caplang.net" target="_blank">Edy</a> yang nyelenggarain lomba menulis blog, saya dan 2 orang pemenang lainnya (<a href="http://di-ta.com" target="_blank">Dita</a> dan <a href="http://antownholic.com" target="_blank">Anton</a>) datang buat makan ayam bakar di Bulungan hari itu. Ditambah <a href="http://ferygustian.blogspot.com/" target="_blank">Fery</a> jadi pas ber-5 kan?! Ini fotonya dari <a href="http://caplang.blogspot.com/2008/09/kopdar-pemenang.html" target="_blank">sini</a> minus Fery, soalnya dia yang motret:</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-428" src="http://www.budiernanto.com/wp-content/uploads/2008/09/edit.jpg" alt="" width="276" height="222" /></p>
<p style="text-align: center;">Kiri ke kanan: Dita, Edy, saya (kaya anak tiri), dan Anton</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.budiernanto.com/2008/09/live-for-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
